Potret Kegagalan #2

Penantian 3 bulan itu akhirnya telah berakhir. Pada tanggal 3 April 2017, World Learning secara resmi memberi tahu lewat email kandidat mana saja yang lolos ke tahap selanjutnya pada program Global Undergraduate Exchange. Mimpi untuk bisa berkunjung ke Amerika tahun depan sirna lah sudah. Setelah sebelumnya gagal tembus program training 2 minggu di Pulau Coron, Filipina (Save Philippine Seas) yang diadakan oleh YSEALI.

Dari kegagalan ini saya belajar bahwa, apa yang kita inginkan tak selalu akan menjadi kenyataan. Terlebih dengan berkompetisi lebih dari puluhan ribu kompetitor dalam lingkup dunia internasional. Ini sekaligus cambuk bagi saya untuk dapat mempersiapkan segala sesuatu lebih baik lagi. Menulis esai bahasa inggris, menyusun social project, mengisi aplikasi, pembuatan paspor dan meminta surat rekomendasi kepada dosen pembimbing adalah bagian kecil dari perjalanan pendaftaran 2 program tadi. Saya percaya bahwa ada hal lain yang lebih besar untuk saya hadapi di masa mendatang, untuk itu saya harus dapat mematangkan persiapan untuk bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Pendaftaran beasiswa dan universitas untuk jenjang master mutlak menuntut persiapan yang lebih baik. Ayo fokus memperbaiki kapasitas diri karena dengan mengeluh saja tidak akan merubah keadaan.

Kegagalan hanyalah pelengkap dalam suatu perjalanan, karena orang yang tidak pernah gagal adalah mereka yang tidak berani untuk melangkah.

Bandung, 4 April 2017 ditulis ba’da sholat shubuh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s