Bisskey TVNZ_ENC2 di Intelsat 19 update Januari 2018

Kali ini saya akan berbagi tentang bisskey feed channel tvnz_enc2 yang sering menayangkan event-event olahraga dari Australia dan Selandia Baru. Penulis sering nonton channel ini ketika pertandingan Liga Australia berlangsung

Ada 2 bisskey, silahkan dicoba bergiliran ketika ada pertandingan live olahraga.

Advertisements

Pengalaman Online Test Rekrutmen Management Trainee PT. INTI Persero

Hari ini saya dapet pengumuman lewat email yang menyatakan saya gagal untuk maju ke seleksi tahap selanjutnya dalam rekrutmen MT PT. INTI. Namun, saya mendapatkan sesuatu yang berharga dari Online Test yang telah saya laksanakan yaitu materi yang diujikan dalam tes tersebut. Saya lihat di internet belum ada yang pernah menulis spesifik tentang Online Test dari PT. INTI, sebelum tes juga saya bingung nanti yang akan mau diujikan apa? Saya mencari-cari di internet tidak ada satupun yang membahas mengenai Online Test ini. Maka dari itu saya akan memberitahu teman-teman yang berniat untuk mendaftar MT di PT. INTI mengenai apa saja yang diujikan dalam Online Test rekrutmen Management Trainee PT. INTI.

PT. INTI Persero adalah sebuah perusahaan telekomunikasi di Indonesia milik BUMN yang bermarkas di Jl.Moch Toha No. 77, Bandung. INTI sendiri merupakan kependekan dari Industri Telekomunikasi Indonesia. PT. Telkom Indonesia dan PT. Telkomsel berada dibawah naungan PT. INTI. Perusahaan ini merupakan perusahaan kece idaman para mahasiswa lulusan bidang teknik komputer dan telekomunikasi di Indonesia.

Singkat cerita saya mendaftar rekrutmen Management Trainee yang diadakan oleh PT. INTI akhir bulan Juli mengambil bagian Quality and Risk Management. Awal bulan Agustus saya dihubungi lewat email yang menyatakan saya diharuskan untuk mengerjakan Online Test pada tanggal 3 Agustus. Di dalam email tercantum tanggal, waktu, password, dan link untuk mengerjakan tes tersebut, sementara untuk username memakai NIK yang sesuai dengan KTP. Kita tidak bisa mengerjakan tes diluar waktu yang telah ditentukan. Di email tercantum saya kebagian pukul 17.00 – 20.00, sementara pas klik link saya dijadwalkan pukul 17.00 – 19.00. Saya mengambil patokan saja untuk menyesuaikan waktu sesuai link yang diberikan.

Sebelum tes, saya mencari referensi-referensi di internet mengenai tes ini dan ternyata tak ada satupun yang saya temukan, kebanyakan tes justru di PT. Telkom nya. Setelah saya mencari-cari, tiba-tiba saya tertuju di artikel seseorang yang tes kerja di PT. Dannone Indonesia. Dia juga melalui online test pada tahap pertama dan memberitahu yang di tes kan itu seputar psikotes dan bidang yang akan diambil. Oke saya langsung berasumsi bahwa pasti psikotes yang akan diujikan nanti dan untuk tes bidang yang akan diambil sepertinya tidak ada karena ini kan levelnya MT yang kalo kita lulus rekrutmen juga akan diberikan pelatihan sambil bekerja. Setelah itu saya langsung cari-cari referensi psikotes di internet dan coba mengisi beberapa soal. Lumayan buat reminder soal-soal psikotes yang pernah saya kenal. Untuk tes bahasa inggris, mungkin tidak terlalu asing, karena tepat pada saat itu saya lagi giat-giatnya latihan TOEFL.

Sebetulnya waktu sore adalah waktu traffic internet lagi tinggi-tingginya. Saya kebetulan lagi kos di Bandung dan gak tau warnet yang deket dimana dan males banget kalo keluar apalagi macam online test yang pasti butuh banyak konsentrasi. Saya putuskan buat beli paket internet aja buat di modem pake sim yang stabil buat koneksi internet. Oke saatnya tes, jam sudah menunjukan pukul 5 sore. Rentang waktu yang ditentukan sebetulnya tanggung menurut saya karena berpapasan dengan waktu Sholat Maghrib dan Isya. Setelah saya buka soalnya jeng….jeng…jeng… saya scroll kebawah dan mendapati sekitar 30 soal secara keseluruhan dan diberikan waktu total 75 menit. Langsung saya target saja 45 menit untuk menyelesaikan soal-soalnya biar waktu untuk sholat Maghrib gak begitu mepet. Benar saja asumsi saya, materinya adalah hanya BAHASA INGGRIS dan PSIKOTES (walaupun menurut akun resmi medsos PT INTI yang diujikan adalah tentang pengetahuan umum).

Bahasa Inggris

Materi bahasa inggris muncul pertama kali dalam 15 nomor soal pertama, bagi yang tak biasa tes bahasa inggris, mungkin akan sedikit kaget, namun bagi yang sudah pernah tes TOEFL ITP, saya jamin dalam hal pengisian akan lancar karena materi yang diujikan sebetulnya lebih mudah dari level soal TOEFL dalam hal structure, written expression dan reading. Masing-masing punya 5 soal. Jadi tips dari saya biasakanlah dengan soal-soal TOEFL dahulu dan kuasai tenses yang simpel mengenai past, present dan future. Reading hanya 1 konteks bacaan, waktu itu saya dapet topik mengenai cara kerja pengambilan gambar dengan kamera.

Psikotes

Dapat saya asumsikan, mungkin saja kegagalan yang saya alami bermuara dari tes ini. Setelah sekian tahun (terhitung tahun 2013), saya baru disuguhi lagi mengenai soal-soal psikotes. Saya coba menenangkan diri dahulu untuk dapat mengisi soal tanpa terburu-buru. Tes ini berada di urutan 15 nomor berikutnya. Tesnya itu seputar sinonim, antonim, logika matematika, aritmatika, soal cerita, tes gambar, dll. Ada sekitar 2-3 soal per bagian tesnya. Jadi tips dari saya adalah untuk mengantisipasi kekagetan kita terhadap soal, biasakan dulu dengan tipe-tipe soalnya, bisa beli buku Psikotes maupun browsing di internet juga banyak kok sumbernya. Terhitung ada sekitar 3-5 soal yang saya jawab ngarang alias main tembak, karena udah mentok banget nyari konsepnya.

Total waktu saya habiskan sekitar 35 menit + mengoreksi jawaban yang telah dibuat. Setelah itu langsung saya submit dan tinggal menunggu hasil. Galau banget pas nunggu itu, saya kepo langsung liat akun official PT INTI di Facebook dan Instagram dan ternyata menurut mereka pelamar untuk MT saja mencapai puluhan ribu peserta, saya tidak tahu pasti kuota penempatan untuk berapa orang tapi yang pasti, seleksinya sangat ketat sekali.

2 minggu baru dikasih pemberitahuan yang hasilnya menyatkan saya gagal untuk melanjutkan ke tahap seleksi selanjutnya. Padahal saya pede untuk bersiap-siap mengikuti seleksi yang akan datang, apa boleh buat, saya belum qualified untuk masuk dalam kualifikasi yang PT. INTI inginkan.

Screenshot_61

Tips untuk teman-teman yang akan melamar, usahakan online test maksimalkan, kalo bisa harus bener semua dari 30 soal tersebut, saya juga masih menyayangkan ketika ada beberapa soal di Psikotes dari hasil nembak yang menunjukan ketidaksiapan saya dalam mengikuti tes tersebut. Jangan lupa juga untuk follow akun resmi PT. INTI Persero di Facebook dan Instagram untuk mendapatkan informasi terkini dan kendala-kendala yang dihadapi sebelum, selama ataupun setelah online test berlangsung.

Kesempatan yang hadir, wajib untuk dicoba. Bagian Quality and Risk Management yang saya lamar ini sebenernya dibuka untuk lulusan dari Manajemen, Teknik Industri dan jurusan Teknik lainnya. Saya mencoba memberanikan diri walaupun bagian yang saya lamar masih terlalu asing bagi saya.

Saya yang notabene merupakan lulusan dari Perencanaan Wilayah Kota, FMIPA Universitas Terbuka walaupun di kampus lain masuk Fakultas Teknik mencoba apply rekrutmen MT ini adalah untuk bisa merasakan atmosfer persaingan untuk mendapat pekerjaan itu seperti apa. Saya jadikan semuanya pembelajaran karena jurusan spesifik yang dibuka untuk lulusan PWK masih sangat jarang (atau hampir tidak ada) dibuka oleh perusahaan-perusahaan bergengsi macam dari BUMN.

Semoga tulisan saya kali ini bisa bermanfaat dan semoga kegagalan yang saya alami bisa dijadikan pembelajaran bagi teman-teman semuanya agar tidak mengalami kegagalan yang serupa. Tak lupa, saya ucapkan selamat dan sukses bagi teman-teman yang akan ikut maupun sudah resmi diterima dalam rekrutmen MT PT. INTI Persero.

 

Cheers,

Asep Saepulloh

Commemorating 72nd Independence Day of Indonesia

616743_620

How far I did the best for this country as a scholar?
I am writing this short article to deliver my deep thanksgiving for my pride nation and country, Republic of Indonesia. This is only self-reminder and also a part of my English writing practice.
I am just a student who is nearly on the bachelor degree graduation who tries to remind myself the importance of remembrance of independence day means.
It has been 72 years since our founding fathers, Ir. Soekarno and Drs. Mohammad Hatta declare independent from the Netherlands. The red-white flag flying high becomes a witness of Indonesians fighters struggling in a war for the mainland, sacrifice with blood and tears.

So many things have changed significantly in this country, decorated with the ups and downs. This country deserves more than respect from its every single citizen, it is half life fighting for Indonesians.

After 4 years of study in bachelor degree with full funding scholarship from Ministry of Research, Technology and Higher Education, Republic of Indonesia, it is time to reflect this long journey to make useful impact as a payback to my beloved nation’s future.
I owe myself to this country. Sometimes, I feel shame on me. I have studied with government scholarship but nothing I have done to the society. This is my lowest point. For that reason, I have desire to make a difference, connect with people with voluntary working and active in social organizations. May these activities led me to build my personality, making my eyes open widely for the others needs.

Furthermore, I am still learning how deep nationalism and patriotism means in somebody’s personality, but at least I hope I can find all those along the way.

Bandung, August 17th 2017

Kegagalan menembus tahap final 30 besar Duta Bahasa Jawa Barat 2017

Setelah kemarin menunggu pemberitahuan yang tak kunjung juga datang, akhirnya pada pagi ini saya sempatkan membuka akun linimasa Duta Bahasa Jawa Barat di LINE dan Instagram yang telah secara resmi mengumumkan peserta 30 finalis yang masuk ke dalam tahap final. Saya tidak termasuk ke dalam nominasi 30 besar dan saya akui telah terlempar dari persaingan yang harus mengakhiri perjuangan ini sampai tahap 100 besar.

Ini bukanlah akhir dari segalanya. Mencoba peruntungan di dunia bahasa lewat latar belakang pendidikan teknik, mungkin tidak cukup meyakinkan para dewan juri. Saya akui bahwa peserta yang masuk nominasi 100 besar adalah mereka yang luar biasa terhadap kecintaannya untuk dapat melestarikan Bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa. Saya bersyukur terhadap Allah SWT dan berterimakasih yang sebesar-besarnya terhadap Balai Bahasa Jawa Barat yang telah memberikan saya kesempatan didalam kompetisi Duta Bahasa ini untuk bisa bersaing dengan para peserta yang didominasi oleh anak bahasa dan sastra.

UKBI (Ujian Kemahiran Bahasa Indonesia) dan menulis esai 3 bahasa adalah pengalaman pertama yang sangat berkesan. Saya jadikan ini semua sebagai pembelajaran karena memang juara bukanlah target saya, saya hanya ingin menikmati prosesnya. Proses mendewasakan diri, proses mencari jati diri, proses memperbanyak relasi, proses bersaing dengan para peserta yang luar biasa.

Salam sukses untuk kenalan saya dari Unpad yang mengambil 2 prodi sekaligus dalam 1 jenjang S1, Nadhira, juga seorang guru home schooling, lulusan Pendidikan Bahasa Indonesia UPI, Zainal Saiful Amir, lalu tak lupa rekan bercanda ketika menunggu sesi wawancara, lulusan MBTI dari Telkom University, Binar Saha Guna atas keberhasilannya menembus nominasi 30 besar.

Jangan berkecil hati juga teruntuk kenalan saya yang dari Pendidikan Bahasa Rusia UPI, Ira Irianti, lalu ada Ari yang dari Pendidikan Bahasa Indonesia UPI, Ridwan ‘Si Gondrong’ dari jurusan Sastra Inggris Universitas Kebangsaan, dan Ridwan yang satunya lagi dari STIKEP yang setiap kuliah PP Cileunyi-Pasteur.

 

Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memasang Parabola

Kembalikan lagi pada kebutuhan dan isi kantong

Apabila satelit yang dituju hanya palkom saja, receiver mpeg4 biasa atau maksimalnya yang sudah HD tanpa support acakan tanberg dan powervu sebenarnya sudah lebih dari cukup. Tapi kebutuhan saya tidak cukup hanya itu, saya berencana untuk mencari feed siaran olahraga yang banyak ditayangkan di Asiasat 5 terutama IMG Asia yang memakai acakan tanberg v2, juga menyasar channel Ten 1 HD dan Cartoon Network yang memakai acakan powerVU di satelit Asiasat 7 dengan tanpa menghilangkan tayangan nasional favorit seperti CNN Indonesia, nonton Liga 1 di TVOne dll.

Maka dari itu saya mau pasang 4 LNB sekaligus dalam 1 Dish yang berukuran 7 feet. Nah sudah jelas kan kebutuhan saya seperti apa, receiver ini saya nilai mampu mengakomodir kebutuhan bahkan lebih dari cukup bagi saya bila hanya memang menembak palkom, ass 5 & 7 saja. Mungkin kebutuhan ini berbeda jika teman-teman berencana untuk menembak satelit yang pelit sinyal di arah barat seperti intelsat 20, alat tempur yang dibutuhkan juga harus mantap tentunya terutama pemilihan dish dan LNB.

Untuk pemilihan LNB, saya menjatuhkan pilihan pada LNB mini merk Matrix 4 buah yang sudah fullset, saya dapet harga include ongkir itu 155 ribu. Saya masih mempertimbangkan faktor harga, karena saya ingin menekan harga seminimal mungkin. Saya kira pemilihan LNB ini cukup bila hanya menangkap 4 satelit terdekat saja, walaupun Sq yang dihasilkan tidak begitu sempurna, minimalnya cling lah, semoga saja.

Selanjutnya untuk pemilihan dish dan tiang, setelah saya berpikir bahwa kalo beli online akan berat di ongkir, untuk hal ini saya pasrah untuk membelinya lewat offline. Setelah saya tanya-tanya, ada yang murah juga ternyata, merk Venus Al7210 7 feet + tiang fokus 350 ribu, merk Paragon 10 feet + tiang fokus 475 ribu. Tiang yang 1,5m harganya 50 ribu. Sayang, karena keterbatasan dana, pembelian dish + tiang masih saya pending.

Oke sekian dulu cerita saya, maafkan kalo ceritanya masih rancu, nulisnya masih belajar, yang terpenting adalah semoga bisa menjadi referensi bagi teman-teman semuanya.

Alasan memilih receiver Tanaka T21 New Samurai

Ketika saya dihadapkan pada berbagai pilihan, saya selalu berpedoman terhadap efisiensi pilihan tersebut, dalam arti pilihan saya tidak memaksakan kondisi yang ada dengan menuntut segala kelebihan dan segala tetek bengeknya. Setelah berjibaku dengan opsi berbagai merk, pilihan saya jatuh ke merk Tanaka, lebih tepatnya dengan tipe T21 New Samurai.

Yang saya sukai dari tipe ini adalah desainnya yang elegan meskipun bodi rx ini masih plastik, kebetulan saya mendapatkan produk yang model barunya dengan 2 port usb di belakang, jadi di depan nampak polos seolah hanya ada LED saja, padahal ada tombol berwarna hitam yang berurut membentuk huruf V diatas LED tersebut. Tidak seperti receiver kebanyakan yang warna tombolnya sangat kontras dengan warna receiver, juga banyak tulisan yang memanjang di depan rx nya. Kalo di rx New Samurai ini, hanya ada logo Tanaka T21 New Samurai, Mpeg 4, DVB dan FullHD 1080p saja, simpel sekali dibandingkan dengan tipe yang serupa yakni T22 Jurassic dan T21 New Sakura. Meskipun sisi desain ini bukan sesuatu yang penting dalam pemilihan receiver, tetap saya pengen receiver yang modelnya bagus dan juga performanya.

Merk Tanaka sudah teruji di dunia persatelitan dan dunia elektronik dari mulai LNB, Dish, Receiver, lampu LED, dll. Tanaka sudah seperti memiliki tempat di hati para tracker (teknisi parabola) dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Walaupun saya masih awam dalam hal perparabolaan, tapi saya setidaknya tau merk-merk apa saja yang paling banyak digunakan oleh mayoritas masyarakat kita ketika memasang parabola.

Itu yang menjadi patokan saya, dan ternyata memang kualitasnya terjamin, banyak dari para pengguna parabola menyarankan receiver tanaka sebagai pilihan karena dikenal hardware nya tangguh, tuner untuk menangkap sinyal sangat peka dan juga fitur-fitur yang ada berjalan dengan sempurna. Ini bukan kata saya lho ya, sesuai yang saya baca di berbagai forum diskusi, bahasan di blog maupun web.

Sebelum menjatuhkan pilihan pada receiver Tanaka T21 New Samurai

Disini saya akan menceritakan kisah saya sebelum memilih Tanaka T21 New Samurai sebagai pilihan dan juga sedikit review berbagai receiver yang sangat recommended untuk dibeli dengan harga kurang dari 200 ribu yang sebelumnya saya tempatkan pada pilihan pertama.

Pada awalnya, pilihan pertama saya sebenarnya banyak sekali, gak kepikiran saya  mau beli receiver ini, dari mulai

-Skybox A1

-Getmecom HD5 Robocop

-Getmecom HD009 Super,

-MMP Lombok,

-Matrix Burger S2,

-Matrix Sinema,

-Matrix Garuda,

-Venus Inova HD Star

Semuanya saya masukin wishlist, lalu saya cari minus dan plus nya, dan memang pada hakikatnya suatu produk punya kekurangan dan kelebihan masing-masing, yang terpenting adalah sesuaikan dengan kebutuhan kita. Jangan memaksakan membeli receiver yang mahal-mahal kalo pada akhirnya fitur-fitur yang ada tidak terpakai.

Dari daftar receiver diatas, saya mendapatkan beragam pengalaman pengguna receiver bersangkutan lewat searching di internet dan memang saya akui bahwa Getemecom Super lah yang terhebat, karena storage nya paling besar 16mb dan sudah mendukung webserver alias menghubungkan receiver untuk dapat ditonton di laptop via wifi, harganya juga super, paling murahnya aja itu 235 ribu pas saya lihat di Shopee.

Lalu di rentang harga yang sama ada A1, Lombok, Robocop, Burger S2 & Inova HD Star, itu kisaran harga 150 – 175 ribu dengan menempatkan Inova HD Star yang fiturnya kalah dibandingkan yang lainnya. Receiver di rentang harga yang sama ini saya katakan lebih dari cukup untuk bisa membuka acakan biss, tanberg dan powerVU secara autoroll, namun hanya saja masih ada beberapa kekurangan seperti cepat panas dan sering bermasalah di PSU (A1 & Robocop), powerVU yang kurang ampuh dibeberapa satelit walaupun sudah autoroll (Burger S2) namun masalah ini KATANYA bisa di fix oleh upgrade software, hardware dan build quality yang jelek (Lombok) bisa dimaklum karena harganya cuma 150 ribu saja. Bahkan saya pernah bertanya lewat komentar ke user yang menggunakan rx Lombok dan New Samurai karena saya liat langsung foto 2 rx tersebut disusun secara bertumpuk di grup MMP HD Lombok, menurutnya lebih enak dan joss New Samurai dibandingkan MMP Lombok ini, dan itu juga yang menguatkan saya untuk memilih rx New Samurai.

Lalu ada Matrix Sinema di harga 185 ribu yang menawarkan free 7 channel premium, namun ada masalah di tuner yang katanya kurang peka serta fitur autoroll nya yang lambat. Terakhir ada Matrix Garuda yang menawarkan siaran premium dengan hanya top up voucher seperti kebanyakan pay tv namun belum support tanberg dan powerVU. Harganya berkisar diatas 200 ribu.

Merk Getmecom dan Skybox dikenal dengan fitur tuner nya yang peka dibandingkan merk yang lainnya, sudah banyak ulasan tentang hal ini. Hal ini tidak terlepas dari produk flagship mereka yakni Getmecom Azplay AVS+ dan Skybox V8 Super yang sudah menghipnotis para penggila dunia satelit dengan fiturnya yang sangat wah.

Setelah ketidakpuasan saya memuncak dengan berbagai merk tersebut, Tanaka lah yang akhirnya saya pilih, dengan tipe T21 New Samurai. Alasannya bisa dibaca disini.

Oke sekian dulu cerita dari saya, tak ada maksud saya dalam memojokkan suatu brand disini, semuanya saya ungkap sesuai dengan temuan saya berdasarkan pengalaman user lewat review di website maupun blog. Setiap orang pasti memiliki persepsi masing-masing dalam suatu produk, jadi mohon maaf apabila tulisan saya terkesan memuji suatu produk dan mengesampingkan produk yang lainnya.

Pengalaman pertama kali membeli receiver parabola

Dalam rangka mau memasang parabola, saya memutuskan membeli receiver dengan fitur terkini dan sesuai dengan isi kantong juga tentunya. Sebagai newbie dalam dunia persatelitan, bisa dikatakan paling newbie mungkin, karena saya mulai mengenal dan mengoprek receiver itu pas kakak pasang parabola karena dirumah cuma pasang tv kabel yang siarannya hanya 9 channel nasional dengan tarif 7ribu/bulan. Ampas banget kann…

Oke kembali lagi ke permasalahan, ceritanya saya habis searching sana sini di internet, receiver yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan. Nyari di toko offline di daerah saya gak bisa berharap banyak, uang 200rb hanya dapet receiver mpeg4 biasa, makanya saya sangat menghindari untuk membeli offline kalau beli online ternyata lebih murah, sangat murah apalagi kalo ditambah fitur gratis ongkir.

Saya pengen receiver yang dibeli nanti mampu menjawab keinginan saya, tidak lain dan tidak bukan keinginan saya memasang parabola adalah untuk menonton pertandingan bola dan siaran olahraga yang lengkap. Maka dari itu, saya membiasakan diri untuk mencari tau channel-channel mana saja yang secara intensif menayangkan siaran tersebut dan acakan apa yang digunakannya.

Ternyata fitur terkini yang dimiliki receiver parabola adalah dengan kemampuan membuka acakan tanberg dan powervu secara autoroll artinya bahwa tanpa kita memasukkan kunci, siaran yang dituju oleh kita akan terbuka otomatis dengan hanya mengimpor daftar kunci ke dalam receiver atau biasa juga disebut dengan softcam.key

Hal pertama yang saya pertimbangkan dalam memilih suatu produk adalah merk nya. Jaminan suatu produk memiliki build quality yang mantap dan hardware yang mumpuni itu didasarkan pada merknya, berbeda jika kita mempertimbangkan awet atau tidaknya suatu produk, karena hal itu didasarkan pada penggunaan kita selaku user dalam mengoperasikan produk tersebut.

Hal keduanya adalah fitur yang dimiliki dan yang ketiga adalah harga. Sudah bukan rahasia umum lagi bagi kita mencari suatu produk dengan fitur yang komplit dengan harga seminimal mungkin.

Dengan ketiga pertimbangan tadi diatas perlu juga diperhatikan user experience-nya alias pengalaman pengguna memakai produk tersebut apakah banyak positif nya ataukah banyak negatif nya. Tak terkecuali saran-saran dari para teknisi yang sudah malang melintang didunia persatelitan perlu juga untuk dipertimbangkan.

Kalo saya simple, cari saja pengalaman user di internet atau di facebook dengan mengetikkan kata kunci yang ingin kita ketahui contohnya mungkin kelebihan dan kekurangan, kendala, masalah, kepekaan penerimaan sinyal dll. Mungkin bisa juga bergabung dengan grup facebooknya, karena sejauh yang saya ketahui grup fb itu sangat efektif untuk bertukar informasi apalagi jika membernya sudah mencapai ribuan.

Dan akhirnya berbagai referensi pun didapatkan termasuk saran dari teknisi parabola yang juga tetangga saya sendiri setelah berbincang-bincang mengenai receiver yang bagus menurut dia itu kayak gimana.

Dan akhirnya pilihan saya jatuh kepada receiver Tanaka T-21 New Samurai. Banyak sekali alasan yang mendasari kenapa saya sampe berani membeli receiver ini padahal parabolanya aja belum punya, tulisannya bisa dilihat disini.

Saya mendapatkan receiver ini harganya 172 ribu di Shopee yang lagi mengadakan promo gratis ongkir. Receiver ini belum beredar banyak di daerah saya, kalau ada pun harganya diatas 200 ribu. Bahkan tetangga saya juga yang teknisi itu sampe geleng-geleng kepala, dapet receiver bagus dengan harga murah, terus saya kasih tau klo saya belinya online hehehehe.

Itulah cerita pengalaman saya dalam membeli receiver parabola pertama kali.

PARALELISME FC BARCELONA-LEICESTER CITY DI PEREMPAT FINAL LIGA CHAMPIONS: MENANTI TUAH CAMP NOU JILID DUA & DAYA MAGIS KING POWER UNTUK THE FOXES

Gelaran leg pertama perempat final Liga Champions telah usai. Juventus mampu tampil gemilang di Turin dengan menumbangkan Barcelona dengan skor 3-0, teror bom tak mengganggu konsentrasi AS Monaco untuk melawat ke Signal Iduna Park dan berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-3 atas tuan rumah Borussia Dortmund, Leicester dipaksa menelan kekalahan dari Atletico Madrid dengan skor 1-0 di Vicente Calderon, Bayern Munchen secara tak terduga tumbang di Allianz Arena 1-2 dari Real Madrid.

Ada satu hal yang menarik yakni FC Barcelona dan Leicester City sebagai juara bertahan di liga domestik masing-masing, sama-sama tumbang di leg pertama. Sebagai refleksi, keduanya juga tumbang pada leg pertama babak sebelumnya, di perdelapan final, namun mampu tampil superior di leg kedua sehingga mampu sampai pada babak perempat final.

Coretan ini akan mengulas sedikit kans kedua tim sebagai tuan rumah untuk mempertaruhkan harga diri mereka kedua kalinya di hadapan puluhan ribu supporter di leg kedua nanti.

JUVENTUS 3-0 FC BARCELONA

Juventus mengusung misi balas dendam terhadap Barcelona yang menaklukannya di partai final Liga Champions musim 2014/2015. Berkaca pada gelaran liga domestik, Juventus mampu tampil cemerlang dengan duduk di puncak klasemen, surplus 6 poin dari AS Roma yang duduk di posisi runner up. Sementara, FC Barcelona duduk di posisi kedua dengan defisit 3 poin dari Real Madrid yang masih memiliki tabungan 1 pertandingan melawan Celta Vigo. Di pertandingan terakhirnya, alih-alih memangkas poin dengan Real Madrid yang sebelumnya ditahan imbang rival sekotanya, Atletico Madrid, Barca justru tumbang di kandang Malaga dengan skor 2-0.

Seperti kita ketahui bahwa Barcelona tampil penuh determinasi ketika menyambut PSG di Camp Nou. Hasil akhir sungguh berada diluar dugaan, Barcelona mampu mengejar gap 4 gol di leg pertama, membalas dengan skor 6-1 di leg kedua. Agregat menjadi 6-5 dengan keunggulan Barcelona. Ini menjadikan Barcelona mengukir momen sejarah di level Eropa sebagai satu-satunya tim yang mampu mengejar ketertinggalan defisit 4 gol di leg pertama dan mampu melaju ke babak selanjutnya. Meskipun terjadi protes disana-sini yang mengeluhkan kinerja wasit, sampai-sampai ada yang memunculkan petisi agar pertandingannya diulang, namun itu semua takkan merubah hasil akhir pertandingan.

espncdncom
sumber: a.espncdn.com

Kini, Blaugrana kembali dihadapkan pada tantangan terbesar keduanya di musim ini untuk dapat menguji kualitas dan mentalitas pemain serta tuah dari Camp Nou untuk dapat membalikkan keadaan. Kalah 3-0 di leg pertama, berarti setidaknya mereka harus mampu unggul 3-0 juga di leg kedua untuk dapat memperpanjang nafas lewat extra time dan adu penalti atau mereka harus unggul 4-0 untuk dapat melaju langsung ke tahap semifinal. Kali ini lawannya adalah Raja Italia, Sang Pemuncak Klasemen, Juventus.

Juventus menyatakan akan tampil menyerang di leg kedua nanti dan mempertahankan keunggulan mereka. Bicara tentang pertahanan, Juventus adalah jagonya. Buffon mencatatkan 6 cleansheet musim ini di Liga Champions. Rekor ini tak terlepas dari solidnya pertahanan Juve yang diisi jajaran bek handal seperti Dani Alves, Chiellini, Bonucci dan Alex Sandro. Namun bicara tentang sepakbola, segalanya bisa terjadi, nothing to lose sebelum peluit akhir dibunyikan. Meskipun rasanya sekarang semakin sulit untuk dapat mengulang keajaiban,

Barcelona akan disaksikan langsung oleh puluhan ribu supporternya yang menjadi nilai plus tersendiri untuk memompa semangat juang para pemain. Jadi, akankah terulang lagi keajaiban Camp Nou jilid yang kedua? Leg kedua nanti diprediksi akan berjalan sangat alot dan penuh tensi tinggi.

ATLETICO MADRID 1-0 LEICESTER CITY

Pertandingan yang sangat menarik terjadi di Vicente Calderon, markas Atletico Madrid. Los Rojiblancos menyambut kedatangan tim tamu dari Inggris, Leicester City.

The Foxes -julukan Leicester- melaju ke putaran perempat final Liga Champions dengan perjuangan ekstra, membalikkan keadaan di King Power Stadium dengan skor 2-0 setelah tertinggal defisit 1 gol dari Sevilla.

cityamcom
sumber: cityam.com

Mereka menjadi satu-satunya harapan Inggris di perempat final setelah wakil lainnya Arsenal tercampakkan oleh Bayern Munchen dan Manchester City yang disingkirkan oleh AS Monaco. Cerita dongeng terus berlanjut bagi Leicester, dengan menjadikan pengalaman perdana berkompetisi di level Eropa, bisa langsung lolos fase grup, tembus tahap perdelapan final hingga perempat final saat ini adalah suatu hal yang luar biasa. Tim yang mereka kalahkan di perdelapan final bukanlah tim ecek-ecek dengan kualitas rendah. Sevilla merupakan juara bertahan Liga Europa 3x berturut-turut dan manajer mereka saat ini, Jorge Sampaoli adalah suksesor Chile dalam gelaran Copa America 2015 dengan menumbangkan Argentina di tahap final.

Banyak juga pihak yang iseng, mencoba membandingkan Leicester dengan wakil inggris lainnya yaitu Arsenal. Leicester City mampu tembus perempat final dengan satu kali percobaan, sementara Arsenal yang selalu lolos dari fase grup tapi terus tersingkir di tahap perdelapan final Liga Champions.

Craig Shakespeare adalah sosok dibalik kebangkitan Leicester setelah ditinggal manajer mereka, Claudio Ranieri. Di EPL, Leicester sempat berada dalam jurang degradasi setelah tampil buruk di akhir masa kepelatihan Ranieri sebelum klub mengambil langkah pemecatan untuk manajer Italia tersebut. Alhasil, sekarang mereka berhasil menjauh dari jurang degradasi dan bercokol di posisi 11 klasemen sementara.

Di kubu lain, Atletico Madrid sepertinya terlalu superior untuk wakil inggris tersebut. Los Rojiblancos mampu unggul lewat tembakan 12 pass yang di eksekusi Antoine Griezmann. Mereka mendominasi sepanjang pertandingan dengan sama sekali tidak memberi kesempatan menembak satu pun ke gawang Jan Oblak, akhirnya The Foxes dipaksa tumbang 1-0 di Madrid.

Tapi, itu bukan akhir dari segalanya. King Power Stadium dituntut memberi magisnya kembali untuk dapat membalikkan keadaan di leg kedua nanti. Defisit 1 gol menjadi tugas berat Leicester untuk dapat melaju ke babak selanjutnya dengan berkaca pada tidak adanya tembakan ke gawang Atletico di leg 1. Ini menjadi PR Shakespeare untuk dapat memoles para pemain lini depan Leicester -Jamie Vardy, Ahmed Musa, Islam Slimani, Leonardo Ulloa dan Shinji Okazaki- menjadi lebih kreatif dan diharapkan dapat menstabilisasi lini tengah lewat Marc Albrighton sebagai motor serangan.

Lagi-lagi akankah Leicester mampu bangkit mengejar ketertinggalannya? Akan sampai manakah cerita dongeng Leicester City di level Eropa saat ini? Hasil pertandingan leg kedua nanti akan menjadi jawabannya.

Potret Kegagalan #2

Penantian 3 bulan itu akhirnya telah berakhir. Pada tanggal 3 April 2017, World Learning secara resmi memberi tahu lewat email kandidat mana saja yang lolos ke tahap selanjutnya pada program Global Undergraduate Exchange. Mimpi untuk bisa berkunjung ke Amerika tahun depan sirna lah sudah. Setelah sebelumnya gagal tembus program training 2 minggu di Pulau Coron, Filipina (Save Philippine Seas) yang diadakan oleh YSEALI.

Dari kegagalan ini saya belajar bahwa, apa yang kita inginkan tak selalu akan menjadi kenyataan. Terlebih dengan berkompetisi lebih dari puluhan ribu kompetitor dalam lingkup dunia internasional. Ini sekaligus cambuk bagi saya untuk dapat mempersiapkan segala sesuatu lebih baik lagi. Menulis esai bahasa inggris, menyusun social project, mengisi aplikasi, pembuatan paspor dan meminta surat rekomendasi kepada dosen pembimbing adalah bagian kecil dari perjalanan pendaftaran 2 program tadi. Saya percaya bahwa ada hal lain yang lebih besar untuk saya hadapi di masa mendatang, untuk itu saya harus dapat mematangkan persiapan untuk bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Pendaftaran beasiswa dan universitas untuk jenjang master mutlak menuntut persiapan yang lebih baik. Ayo fokus memperbaiki kapasitas diri karena dengan mengeluh saja tidak akan merubah keadaan.

Kegagalan hanyalah pelengkap dalam suatu perjalanan, karena orang yang tidak pernah gagal adalah mereka yang tidak berani untuk melangkah.

Bandung, 4 April 2017 ditulis ba’da sholat shubuh